Aksi May Day Berujung Audiensi di Kutim, Polri Pastikan Penyampaian Aspirasi Berjalan Damai
Kutai Timur – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Kabupaten Kutai Timur berujung pada audiensi antara perwakilan buruh dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang berlangsung di Ruang Arau Kantor Bupati, Jumat (1/5/2026).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Mahyunadi, serta dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, Dandim 0909/ KTM, Letkol Arh. Ragil Setyo Yulianto, Pit. Kepala Distransnaker, Trisno dan sekitar 20 perwakilan dari Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) Bersatu Kutai Timur.
Dalam forum tersebut, perwakilan buruh menyampaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang selama ini dihadapi, mulai dari dampak pembatasan produksi sektor pertambangan akibat kebijakan RKAB yang berimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga persoalan di sektor perkebunan terkait sistem pengupahan yang dinilai belum memiliki skema baku dan cenderung merugikan pekerja.
Selain itu, buruh juga menyoroti masih adanya perusahaan yang belum menerapkan struktur dan skala upah sesuai ketentuan, minimnya fasilitas dasar bagi pekerja seperti air bersih, tempat tinggal layak, dan layanan kesehatan, hingga lemahnya pengawasan dari instansi terkait. Isu perlindungan tenaga kerja lokal, transparansi rekrutmen, serta pentingnya pengaktifan kembali lembaga tripartit dan tim deteksi dini turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.
Perwakilan serikat pekerja juga menyampaikan adanya sejumlah perusahaan yang diduga tidak memenuhi kewajiban terhadap pekerja, bahkan ada yang disebut belum memiliki regulasi ketenagakerjaan yang jelas.
Mereka berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah tegas, termasuk melakukan evaluasi dan pemanggilan terhadap perusahaan-perusahaan tersebut.
Aksi May Day Berujung Audiensi di Kutim, Polri Pastikan Penyampaian Aspirasi Berjalan Damai
2 Mei 2026 10:16 WIB