Polres Semarang terus memperkuat kualitas pelayanan publik yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat melalui pelatihan bahasa isyarat bagi personel yang bertugas di unit pelayanan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi petugas dengan penyandang disabilitas rungu agar pelayanan kepolisian dapat diakses secara lebih mudah, nyaman, dan setara.

Selain menerima materi dasar bahasa isyarat, para peserta juga mengikuti simulasi komunikasi untuk memahami kebutuhan masyarakat penyandang disabilitas dalam mengakses layanan publik. Melalui pelatihan tersebut, Polri menunjukkan komitmennya menghadirkan pelayanan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polres Semarang mewujudkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, dan tanpa hambatan komunikasi.