Polresta Pontianak berhasil menyita puluhan ton barang bukti berupa bahan pangan yang diimpor secara ilegal tanpa dokumen resmi. Barang-barang tersebut masuk melalui jalur tikus di wilayah perbatasan dan berisiko membahayakan kesehatan konsumen.

​Penyelidikan saat ini difokuskan pada pelaku utama yang mengoordinasikan pengiriman barang dalam jumlah besar tersebut. Polisi bekerja sama dengan Balai POM untuk memastikan keamanan barang bukti yang telah diamankan.

​Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya Polri menjaga kedaulatan pangan dan melindungi pelaku usaha lokal. Pengawasan di perbatasan Kalimantan Barat terus ditingkatkan guna menutup celah penyelundupan.