PPU – Strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis pendekatan humanis terus diperkuat oleh Polsek Babulu melalui intensifikasi patroli dialogis di wilayah hukumnya, Kamis (09/04/26).

Kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada pengawasan situasi keamanan, tetapi juga diarahkan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, personel dapat memahami kondisi riil sekaligus mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Kapolsek Babulu, Ridwan Harahap, menegaskan bahwa patroli dialogis menjadi instrumen penting dalam menciptakan rasa aman yang berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai wadah untuk mendengar dan menampung aspirasi warga.

“Patroli dialogis bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk interaksi aktif untuk membangun kepercayaan publik sekaligus menyerap berbagai masukan dari masyarakat,” ungkapnya.

Melalui pola komunikasi dua arah ini, masyarakat didorong untuk lebih terbuka dalam menyampaikan keluhan, informasi, maupun potensi permasalahan yang berkembang di lingkungan mereka. Hal ini dinilai efektif dalam menciptakan sistem keamanan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Langkah yang diambil oleh Polsek Babulu tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas kamtibmas, sekaligus memperkuat kehadiran institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.