
Polri mengamankan sejumlah pelaku perusakan yang terjadi saat peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Bandung, Jumat (1/5). Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kericuhan dipicu oleh sekelompok orang tidak dikenal yang mengenakan pakaian serba hitam dan penutup wajah. Kelompok tersebut melakukan aksi anarkis, mulai dari perusakan fasilitas umum hingga pembakaran. Aksi tersebut menyasar berbagai fasilitas publik, seperti lampu lalu lintas, CCTV milik pemerintah daerah, pos polisi di kawasan Tamansari, hingga videotron. Bahkan, kelompok tersebut sempat melakukan sweeping terhadap pengguna jalan yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan bagian dari penyampaian aspirasi, melainkan sudah masuk kategori kriminal yang membahayakan keselamatan publik. Petugas gabungan dari Polri, pemerintah daerah, dan TNI terus melakukan pengamanan serta mengimbau massa untuk membubarkan diri. Namun, kelompok tersebut tidak mengindahkan imbauan dan tetap melakukan aksi perusakan. Diketahui, sejumlah pelaku telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan pihak lain. Polda Jawa Barat memastikan pengamanan akan terus dilakukan guna menjaga situasi tetap kondusif serta melindungi masyarakat dari aksi yang meresahkan.