
Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data antemortem dan postmortem oleh tim gabungan Polri. Pihak rumah sakit juga mengimbau keluarga yang merasa kehilangan untuk segera melapor guna mempercepat proses identifikasi. “Saat ini proses identifikasi masih terus berjalan. Kami bekerja sama dengan tim dari Pusident Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, Polres, dan Mabes Polri untuk mempercepat proses identifikasi terhadap para korban,” ucap Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, pada Selasa (28/4) di RS Bhayangkara R. Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.