
Pemerintah memperketat penyaluran BBM subsidi melalui integrasi data kendaraan lintas sektor lewat kerja sama antara PT Pertamina (Persero), Korlantas Polri, serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Integrasi data satu pintu ini bertujuan memastikan subsidi tepat sasaran, meningkatkan transparansi, efisiensi layanan, serta mencegah kecurangan. Sinergi antara BPH Migas, Korlantas Polri, PT Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat volume, serta dapat dikontrol bersama melalui sistem yang terintegrasi.
“Integrasi data satu pintu yang dikelola Korlantas Polri dan dimanfaatkan bersama ini menjadi fondasi penting dalam mendukung subsidi tepat sasaran, sekaligus meningkatkan transparansi, efisiensi layanan publik, dan pengawasan penyaluran BBM subsidi secara menyeluruh,” ujar Kepala BPH Migas Wahyudi Anas dalam keterangannya, Kamis (23/4).