Polri terus memperkuat operasi kemanusiaan pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan mengerahkan Tim K-9 SAR untuk membantu pencarian korban yang belum ditemukan. Sejak 16 Agustus 2026, sebanyak 21 personel dan 10 anjing K-9 diterjunkan ke wilayah terdampak, termasuk Manggarai dan Manggarai Timur. Di Reo, tim menyisir dua lokasi dan memastikan area aman setelah tidak menemukan korban. Selain pencarian, K-9 Polri juga hadir memberikan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana. Kehadiran K-9 SAR menjadi wujud komitmen Polri untuk terus hadir, membantu, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di tengah situasi bencana.